• RexDev Learn Web Design

  • Sinau WEb Design Bebarengan

  • #WEB_DESIGN

Minggu, 07 Januari 2018


Cara Mensetting Ip address Debian Via Terminal



1.    Setting IP Address temporer (Sementara)



Maksud dari setting IP Address temporer ini ialah IP Address tersebut akan hilang ketika komputer direstart. Settingan IP Address nantinya akan memberikan alamat tertentu pada NIC ( Network Interface Card ) yang ada pada komputer. Berikut ini cara konfigurasi IP Address temporer pada Debian 6 dengan menggunakan dua NIC

1.     Saat halaman login debian seperti berikut loginlah sebagai root dengan mengetikkan root pada tab user login

2.     Masukkan password root yang dibuat saat proses instalasi Sistem Operasi tadi






3.     Ketikkan ifconfig –a | more untuk melihat apakah ada settingan IP pada server sebelumnya dan melihat adapter apa saja yang terdaftar pada komputer. Jika belum terkonfigurasi akan muncul seperti gambar berikut





4.     Tekan Ctrl + C untuk menutup jendela ifconfig tadi

5.     Ketikkan perintah berikut untuk mengonfigurasi IP Address pada NIC pertama

ifconfig eth0 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0





6.     Ketikkan perintah berikut untuk mengonfigurasi IP Address pada NIC kedua

ifconfig eth1 10.10.10.1 netmask 255.0.0.0






7.     Lihat apakah konfigurasi IP temporer sukses dengan mengetikkan perintah ifconfig –a | more




8.     Jika muncul tampilan berikut artinya setting IP Address temporer telah selesai





1.1.1.    Setting IP Address permanen



Maksud dari setting IP Address permanen ini ialah IP Address tersebut tidak akan hilang walaupun komputer direstart. Berikut ini cara konfigurasi IP Address temporer pada Debian 6 dengan menggunakan dua NIC

1.     Saat halaman login debian seperti berikut loginlah sebagai root dengan mengetikkan root pada tab user login

2.     Masukkan password root yang dibuat saat proses instalasi Sistem Operasi tadi





3.     Ketikkan ifconfig –a | more untuk melihat apakah ada settingan IP pada server sebelumnya dan melihat adapter apa saja yang terdaftar pada komputer. Jika belum terkonfigurasi akan muncul seperti gambar berikut





4.     Tekan Ctrl + C untuk menutup jendela ifconfig tadi

5.     Backup file konfigurasi interface dengan mengetikkan perintah

cp /etc/network/interfaces /etc/network/interfaces.backup





6.     Buka file konfigurasi IP yaitu file interfaces dengan perintah

pico /etc/network/interfaces





7.     Tambahkan settingan berikut pada file konfigurasi tersebut





8.     Simpan konfigurasi dan keluar dengan menekan tombol Ctrl + X kemudian Y dan Enter







9.     Restart paket network dengan perintah

/etc/init.d/networking restart


 

10.  Lihat konfigurasi IP apakah berhasil dengan mengetikkan perintah ifconfig –a | more




11.  Jika muncul tampilan berikut berarti settingan IP permanen telah selesai